fayladhimbarat
#kopisemalam #PKI #PecintaKopiIndonesia #bukankopijahat #bukankopiracun #bukankopisianida #kopi.si.anida
bukankopijahat - pecintakopiindonesia - kopi - bukankopiracun - kopisemalam - bukankopisianida - pki -
hafidhsyafian -
instagram
aisyah_johan
#Repost @hizbuttahririd with @repostapp ・・・ Bentrok Maut Dua Ormas Sekuler, Pemberitaannya Kok Tak Seheboh FPI? Bentrokan maut yang terjadi antara Pemuda #Pancasila (PP) dengan Ikatan Pemuda Karya (IPK) di Jl Thamrin – Jl Asia Medan pada hari Sabtu (30/1) lalu, membuat situasi Kota #Medan seketika mencekam, lantaran tragedi ini telah menewaskan dua orang. Namun anehnya, pemberitaan di media massa, terutama televisi, terbilang biasa saja. Seolah tidak terjadi apa-apa. Akan berbeda halnya jika bentrokan itu melibatkan ormas Islam seperti Front Pembela Islam (FPI) atau ormas Islam lainnya. Jika ormas Islam yang terlibat bentrokan, maka sikap media, kelompok #HAM hingga pemerintah, tentu akan ramai membicarakannya. Mereka akan berlomba-lomba mencibir bahkan ngotot meminta agar ormas Islam dibubarkan. Media massa, terutama salah satu stasiun televisi, biasanya akan menayangkannya berulang siang malam, seolah-olah FPI begitu jahat. Padahal bentrok yang melibatkan #FPI tidak separah yang dilakukan oleh dua ormas sekuler di atas. Pemerhati sosial budaya Iwan Januar ketika ditanya Media Umat pada Selasa (2/2) tentang pemberitaan mengenai bentrok ini yang tidak seheboh FPI, beliau menjawab dengan lugas, “Karena FPI atau yang semisalnya itu punya ‘dosa’ di mata media dan penguasa. Apa itu ‘dosa’nya? Memperjuangkan Islam" Ia melanjutkan, "FPI itu mengancam kepentingan politik dan bisnis orang-orang sekuler dan melawan semangat liberalisme seperti mengusir acara kaum #gay, waria atau #PKI. Itu yang membuat banyak media massa dan penguasa menempatkan FPI dkk sebagai musuh bersama lalu diarahkan jadi musuh masyarakat/public enemy" Jadi kalau FPI sweeping dan berupaya mebubarkan acara kaum gay, Ahmadiyah, PKI, harus di-blow up dan diancam untuk dibubarkan. Tapi kalau ormas sekuler tawuran, meresahkan warga, bunuh-bunuhan, biarkan saja. Yang penting tidak mengancam #liberalisme dan #sekulerisme. “Lalu mereka menyebutnya itulah yang namanya Pancasilais. Padahal sih ‘maling teriak maling’." pungkasnya. Ikuti analisis dan berita politik terkini dari sudut pandang Islam di situs resmi #HizbutTahrirIndonesia hizbut-tahrir.or.id
pancasila - ham - gay - fpi - liberalisme - hizbuttahririndonesia - sekulerisme - pki - medan - repost -
hizbuttahririd - 1415.08.04 - tomaschlapecka - karan_aysel -
instagram
chiptaazmatkhan
Terimakasih @pusatbukumurah Buku pesanan saya sudah tiba dengan selamat 😊 #marimembaca #sejarahindonesia #ordebaru #ordelama #antikomunis #antipki #g30s #pki #akardandalang #dibalikmarx #ideologi #komunisme #indonesia #pancasila #agamais #nasionalisme
antikomunis - komunisme - pancasila - marimembaca - g30s - akardandalang - ordelama - ordebaru - pki - ideologi - sejarahindonesia - agamais - indonesia - antipki - nasionalisme - dibalikmarx -
alvhieherliano - pusatbukumurah - acelindos - tokobukuzeit -
instagram
fayladhimbarat
#maringopi #PKI #PecintaKopiIndonesia #kopisihat #kopisianida #kopimaut #prayforkopi
kopisihat - pecintakopiindonesia - prayforkopi - kopimaut - pki - kopisianida - maringopi -
kaosdistro_mjstore_surabaya : Yukkk
mutisafitri -
instagram
tokohitam
SUARA POSTEL adalah majalah untuk kaum buruh pekerja Pos, Telegrap, Telepon dan Radio. Majalah ini diterbitkan oleh Dewan Pimpinan Pusat S.B. Postel yang berpusat di Bandung. S.B. Postel adalah serikat buruh yang bernaung dalam SOBSI, Sentral Organisasi Buruh Seluruh Indonesia, sebuah organisasi buruh yang berhubungan erat dengan PKI. Majalah ini terbit sebulan sekali dan diedarkan di kalangan anggota. #serikatburuh #sobsi #pki #majalahlawas #koleksipribadi
majalahlawas - koleksipribadi - pki - serikatburuh - sobsi -
bukanprima : Mas mau di keluarin ga? Hehe
tokohitam : @bukanprima, Ada bbrp nomer yg mau sy lepas, kalau berminat bisa kontak no hp sy via WA.
enakpn : Dijual?
tokohitam : @enakpn, ada bbrp yg dijual. Silakan kontak hp sy via WA jika ingin tahu lbh detilnya.
salathin_hafid - teoreffelsen - rasyidsaragih - suharditia -
instagram
insandk
#Repost @hizbuttahririd with @repostapp ・・・ Bentrok Maut Dua Ormas Sekuler, Pemberitaannya Kok Tak Seheboh FPI? Bentrokan maut yang terjadi antara Pemuda #Pancasila (PP) dengan Ikatan Pemuda Karya (IPK) di Jl Thamrin – Jl Asia Medan pada hari Sabtu (30/1) lalu, membuat situasi Kota #Medan seketika mencekam, lantaran tragedi ini telah menewaskan dua orang. Namun anehnya, pemberitaan di media massa, terutama televisi, terbilang biasa saja. Seolah tidak terjadi apa-apa. Akan berbeda halnya jika bentrokan itu melibatkan ormas Islam seperti Front Pembela Islam (FPI) atau ormas Islam lainnya. Jika ormas Islam yang terlibat bentrokan, maka sikap media, kelompok #HAM hingga pemerintah, tentu akan ramai membicarakannya. Mereka akan berlomba-lomba mencibir bahkan ngotot meminta agar ormas Islam dibubarkan. Media massa, terutama salah satu stasiun televisi, biasanya akan menayangkannya berulang siang malam, seolah-olah FPI begitu jahat. Padahal bentrok yang melibatkan #FPI tidak separah yang dilakukan oleh dua ormas sekuler di atas. Pemerhati sosial budaya Iwan Januar ketika ditanya Media Umat pada Selasa (2/2) tentang pemberitaan mengenai bentrok ini yang tidak seheboh FPI, beliau menjawab dengan lugas, “Karena FPI atau yang semisalnya itu punya ‘dosa’ di mata media dan penguasa. Apa itu ‘dosa’nya? Memperjuangkan Islam" Ia melanjutkan, "FPI itu mengancam kepentingan politik dan bisnis orang-orang sekuler dan melawan semangat liberalisme seperti mengusir acara kaum #gay, waria atau #PKI. Itu yang membuat banyak media massa dan penguasa menempatkan FPI dkk sebagai musuh bersama lalu diarahkan jadi musuh masyarakat/public enemy" Jadi kalau FPI sweeping dan berupaya mebubarkan acara kaum gay, Ahmadiyah, PKI, harus di-blow up dan diancam untuk dibubarkan. Tapi kalau ormas sekuler tawuran, meresahkan warga, bunuh-bunuhan, biarkan saja. Yang penting tidak mengancam #liberalisme dan #sekulerisme. “Lalu mereka menyebutnya itulah yang namanya Pancasilais. Padahal sih ‘maling teriak maling’." pungkasnya. Ikuti analisis dan berita politik terkini dari sudut pandang Islam di situs resmi #HizbutTahrirIndonesia hizbut-tahrir.or.id
pancasila - ham - gay - fpi - liberalisme - hizbuttahririndonesia - sekulerisme - pki - medan - repost -
djauharikelana : Mantap min ,itulah kenyataanya min @insandk
ridwantaufikk - emil_mil - putrialfarisi - jasonnqz -
instagram
tokohitam
Majalah Review of Indonesia, majalah terbitan CC PKI berbahasa Inggris. Majalah ini terbit ditujukan untuk memperkenalkan perjuangan kaum komunis Indonesia kepada publik internasional. #pki #komunismediindonesia #majalahjadul #marxismleninism #koleksipribadi
koleksipribadi - pki - marxismleninism - majalahjadul - komunismediindonesia -
nuzul_mbomaa : Gokil 😱😱😱 , dijual gak bung?
tokohitam : Gk dijual bung @nuzul_mbomaa
salathin_hafid - cari_buku - ngrhapngstu - naluribunga -
instagram
amsah_outsiders
Mungkin suram #pki #saveindonesia #savejones #saveme
saveme - pki - savejones - saveindonesia -
instagram
al_fianhdyt
Sahabatku.. jangan sekali sekali melupakan sejarah #jasmerah #indonesia #politik #sejarah #soekarno #soeharto #g30 #nekolim #pemberontak #lengser #ayoberubah #ayobaca #mahasiswa #pki
ayoberubah - g30 - nekolim - soeharto - pemberontak - lengser - ayobaca - indonesia - soekarno - mahasiswa - jasmerah - sejarah - politik - pki -
al_fianhdyt : @andimattuju first like 👊👍👏👏
_mutiaraaa - nurlianti_anti - bet_bebet - permata.12 -
instagram
aatikahazka
@Regrann from @hizbuttahririd - Bentrok Maut Dua Ormas Sekuler, Pemberitaannya Kok Tak Seheboh FPI? Bentrokan maut yang terjadi antara Pemuda #Pancasila (PP) dengan Ikatan Pemuda Karya (IPK) di Jl Thamrin – Jl Asia Medan pada hari Sabtu (30/1) lalu, membuat situasi Kota #Medan seketika mencekam, lantaran tragedi ini telah menewaskan dua orang. Namun anehnya, pemberitaan di media massa, terutama televisi, terbilang biasa saja. Seolah tidak terjadi apa-apa. Akan berbeda halnya jika bentrokan itu melibatkan ormas Islam seperti Front Pembela Islam (FPI) atau ormas Islam lainnya. Jika ormas Islam yang terlibat bentrokan, maka sikap media, kelompok #HAM hingga pemerintah, tentu akan ramai membicarakannya. Mereka akan berlomba-lomba mencibir bahkan ngotot meminta agar ormas Islam dibubarkan. Media massa, terutama salah satu stasiun televisi, biasanya akan menayangkannya berulang siang malam, seolah-olah FPI begitu jahat. Padahal bentrok yang melibatkan #FPI tidak separah yang dilakukan oleh dua ormas sekuler di atas. Pemerhati sosial budaya Iwan Januar ketika ditanya Media Umat pada Selasa (2/2) tentang pemberitaan mengenai bentrok ini yang tidak seheboh FPI, beliau menjawab dengan lugas, “Karena FPI atau yang semisalnya itu punya ‘dosa’ di mata media dan penguasa. Apa itu ‘dosa’nya? Memperjuangkan Islam" Ia melanjutkan, "FPI itu mengancam kepentingan politik dan bisnis orang-orang sekuler dan melawan semangat liberalisme seperti mengusir acara kaum #gay, waria atau #PKI. Itu yang membuat banyak media massa dan penguasa menempatkan FPI dkk sebagai musuh bersama lalu diarahkan jadi musuh masyarakat/public enemy" Jadi kalau FPI sweeping dan berupaya mebubarkan acara kaum gay, Ahmadiyah, PKI, harus di-blow up dan diancam untuk dibubarkan. Tapi kalau ormas sekuler tawuran, meresahkan warga, bunuh-bunuhan, biarkan saja. Yang penting tidak mengancam #liberalisme dan #sekulerisme. “Lalu mereka menyebutnya itulah yang namanya Pancasilais. Padahal sih ‘maling teriak maling’." pungkasnya. Ikuti analisis dan berita politik terkini dari sudut pandang Islam di situs resmi #HizbutTahrirIndonesia hizbut-tahrir.or.id #Regrann
pancasila - ham - gay - regrann - fpi - liberalisme - hizbuttahririndonesia - sekulerisme - pki - medan -
ridwantaufikk - junedkosongtiga - aatikahazka - hizbuttahririd -
instagram
arin_rm
Bentrok Maut Dua Ormas Sekuler, Pemberitaannya Kok Tak Seheboh FPI? Bentrokan maut yang terjadi antara Pemuda#Pancasila (PP) dengan Ikatan Pemuda Karya (IPK) di Jl Thamrin – Jl Asia Medan pada hari Sabtu (30/1) lalu, membuat situasi Kota #Medan seketika mencekam, lantaran tragedi ini telah menewaskan dua orang. Namun anehnya, pemberitaan di media massa, terutama televisi, terbilang biasa saja. Seolah tidak terjadi apa-apa. Akan berbeda halnya jika bentrokan itu melibatkan ormas Islam seperti Front Pembela Islam (FPI) atau ormas Islam lainnya. Jika ormas Islam yang terlibat bentrokan, maka sikap media, kelompok #HAM hingga pemerintah, tentu akan ramai membicarakannya. Mereka akan berlomba-lomba mencibir bahkan ngotot meminta agar ormas Islam dibubarkan. Media massa, terutama salah satu stasiun televisi, biasanya akan menayangkannya berulang siang malam, seolah-olah FPI begitu jahat. Padahal bentrok yang melibatkan #FPI tidak separah yang dilakukan oleh dua ormas sekuler di atas. Pemerhati sosial budaya Iwan Januar ketika ditanya Media Umat pada Selasa (2/2) tentang pemberitaan mengenai bentrok ini yang tidak seheboh FPI, beliau menjawab dengan lugas, “Karena FPI atau yang semisalnya itu punya ‘dosa’ di mata media dan penguasa. Apa itu ‘dosa’nya? Memperjuangkan Islam" Ia melanjutkan, "FPI itu mengancam kepentingan politik dan bisnis orang-orang sekuler dan melawan semangat liberalisme seperti mengusir acara kaum#gay, waria atau #PKI. Itu yang membuat banyak media massa dan penguasa menempatkan FPI dkk sebagai musuh bersama lalu diarahkan jadi musuh masyarakat/public enemy" Jadi kalau FPI sweeping dan berupaya mebubarkan acara kaum gay, Ahmadiyah, PKI, harus di-blow up dan diancam untuk dibubarkan. Tapi kalau ormas sekuler tawuran, meresahkan warga, bunuh-bunuhan, biarkan saja. Yang penting tidak mengancam #liberalisme dan #sekulerisme. “Lalu mereka menyebutnya itulah yang namanya Pancasilais. Padahal sih ‘maling teriak maling’." pungkasnya. Ikuti analisis dan berita politik terkini dari sudut pandang Islam di situs resmi #HizbutTahrirIndonesia www.hizbut-tahrir.or.id @hizbuttahririd
pancasila - ham - gay - fpi - liberalisme - hizbuttahririndonesia - sekulerisme - pki - medan -
hidayatwijaya25 - yogaswara_1 - adindaputry686 - kamaludinfaris -
instagram
najmazahiya
Bentrok Maut Dua Ormas Sekuler, Pemberitaannya Kok Tak Seheboh FPI? Bentrokan maut yang terjadi antara Pemuda #Pancasila (PP) dengan Ikatan Pemuda Karya (IPK) di Jl Thamrin – Jl Asia Medan pada hari Sabtu (30/1) lalu, membuat situasi Kota #Medan seketika mencekam, lantaran tragedi ini telah menewaskan dua orang. Namun anehnya, pemberitaan di media massa, terutama televisi, terbilang biasa saja. Seolah tidak terjadi apa-apa. Akan berbeda halnya jika bentrokan itu melibatkan ormas Islam seperti Front Pembela Islam (FPI) atau ormas Islam lainnya. Jika ormas Islam yang terlibat bentrokan, maka sikap media, kelompok #HAM hingga pemerintah, tentu akan ramai membicarakannya. Mereka akan berlomba-lomba mencibir bahkan ngotot meminta agar ormas Islam dibubarkan. Media massa, terutama salah satu stasiun televisi, biasanya akan menayangkannya berulang siang malam, seolah-olah FPI begitu jahat. Padahal bentrok yang melibatkan #FPI tidak separah yang dilakukan oleh dua ormas sekuler di atas. Pemerhati sosial budaya Iwan Januar ketika ditanya Media Umat pada Selasa (2/2) tentang pemberitaan mengenai bentrok ini yang tidak seheboh FPI, beliau menjawab dengan lugas, “Karena FPI atau yang semisalnya itu punya ‘dosa’ di mata media dan penguasa. Apa itu ‘dosa’nya? Memperjuangkan Islam" Ia melanjutkan, "FPI itu mengancam kepentingan politik dan bisnis orang-orang sekuler dan melawan semangat liberalisme seperti mengusir acara kaum #gay, waria atau #PKI. Itu yang membuat banyak media massa dan penguasa menempatkan FPI dkk sebagai musuh bersama lalu diarahkan jadi musuh masyarakat/public enemy" Jadi kalau FPI sweeping dan berupaya mebubarkan acara kaum gay, Ahmadiyah, PKI, harus di-blow up dan diancam untuk dibubarkan. Tapi kalau ormas sekuler tawuran, meresahkan warga, bunuh-bunuhan, biarkan saja. Yang penting tidak mengancam #liberalisme dan #sekulerisme. “Lalu mereka menyebutnya itulah yang namanya Pancasilais. Padahal sih ‘maling teriak maling’." pungkasnya. Ikuti analisis dan berita politik terkini dari sudut pandang Islam di situs resmi #HizbutTahrirIndonesia hizbut-tahrir.or.id #bentrokan #pemudapancasila #pemudakarya
pancasila - ham - gay - pemudapancasila - fpi - pemudakarya - liberalisme - bentrokan - sekulerisme - pki - hizbuttahririndonesia - medan -
hidayatwijaya25 - rosmiyati1994 - noorkumalasariy_ummuumar - fathimah.khumaira -
instagram
mitaluyana
regram @hizbuttahririd Bentrok Maut Dua Ormas Sekuler, Pemberitaannya Kok Tak Seheboh FPI? Bentrokan maut yang terjadi antara Pemuda #Pancasila (PP) dengan Ikatan Pemuda Karya (IPK) di Jl Thamrin – Jl Asia Medan pada hari Sabtu (30/1) lalu, membuat situasi Kota #Medan seketika mencekam, lantaran tragedi ini telah menewaskan dua orang. Namun anehnya, pemberitaan di media massa, terutama televisi, terbilang biasa saja. Seolah tidak terjadi apa-apa. Akan berbeda halnya jika bentrokan itu melibatkan ormas Islam seperti Front Pembela Islam (FPI) atau ormas Islam lainnya. Jika ormas Islam yang terlibat bentrokan, maka sikap media, kelompok #HAM hingga pemerintah, tentu akan ramai membicarakannya. Mereka akan berlomba-lomba mencibir bahkan ngotot meminta agar ormas Islam dibubarkan. Media massa, terutama salah satu stasiun televisi, biasanya akan menayangkannya berulang siang malam, seolah-olah FPI begitu jahat. Padahal bentrok yang melibatkan #FPI tidak separah yang dilakukan oleh dua ormas sekuler di atas. Pemerhati sosial budaya Iwan Januar ketika ditanya Media Umat pada Selasa (2/2) tentang pemberitaan mengenai bentrok ini yang tidak seheboh FPI, beliau menjawab dengan lugas, “Karena FPI atau yang semisalnya itu punya ‘dosa’ di mata media dan penguasa. Apa itu ‘dosa’nya? Memperjuangkan Islam" Ia melanjutkan, "FPI itu mengancam kepentingan politik dan bisnis orang-orang sekuler dan melawan semangat liberalisme seperti mengusir acara kaum #gay, waria atau #PKI. Itu yang membuat banyak media massa dan penguasa menempatkan FPI dkk sebagai musuh bersama lalu diarahkan jadi musuh masyarakat/public enemy" Jadi kalau FPI sweeping dan berupaya mebubarkan acara kaum gay, Ahmadiyah, PKI, harus di-blow up dan diancam untuk dibubarkan. Tapi kalau ormas sekuler tawuran, meresahkan warga, bunuh-bunuhan, biarkan saja. Yang penting tidak mengancam #liberalisme dan #sekulerisme. “Lalu mereka menyebutnya itulah yang namanya Pancasilais. Padahal sih ‘maling teriak maling’." pungkasnya. Ikuti analisis dan berita politik terkini dari sudut pandang Islam di situs resmi #HizbutTahrirIndonesia hizbut-tahrir.or.id
pancasila - ham - gay - fpi - liberalisme - hizbuttahririndonesia - sekulerisme - pki - medan -
mitaluyana - ayuwidasyifa - zakiyah_husna - sriaminarti -
instagram
alfiletfi
@Regrann from @hizbuttahririd - Bentrok Maut Dua Ormas Sekuler, Pemberitaannya Kok Tak Seheboh FPI? Bentrokan maut yang terjadi antara Pemuda #Pancasila (PP) dengan Ikatan Pemuda Karya (IPK) di Jl Thamrin – Jl Asia Medan pada hari Sabtu (30/1) lalu, membuat situasi Kota #Medan seketika mencekam, lantaran tragedi ini telah menewaskan dua orang. Namun anehnya, pemberitaan di media massa, terutama televisi, terbilang biasa saja. Seolah tidak terjadi apa-apa. Akan berbeda halnya jika bentrokan itu melibatkan ormas Islam seperti Front Pembela Islam (FPI) atau ormas Islam lainnya. Jika ormas Islam yang terlibat bentrokan, maka sikap media, kelompok #HAM hingga pemerintah, tentu akan ramai membicarakannya. Mereka akan berlomba-lomba mencibir bahkan ngotot meminta agar ormas Islam dibubarkan. Media massa, terutama salah satu stasiun televisi, biasanya akan menayangkannya berulang siang malam, seolah-olah FPI begitu jahat. Padahal bentrok yang melibatkan #FPI tidak separah yang dilakukan oleh dua ormas sekuler di atas. Pemerhati sosial budaya Iwan Januar ketika ditanya Media Umat pada Selasa (2/2) tentang pemberitaan mengenai bentrok ini yang tidak seheboh FPI, beliau menjawab dengan lugas, “Karena FPI atau yang semisalnya itu punya ‘dosa’ di mata media dan penguasa. Apa itu ‘dosa’nya? Memperjuangkan Islam" Ia melanjutkan, "FPI itu mengancam kepentingan politik dan bisnis orang-orang sekuler dan melawan semangat liberalisme seperti mengusir acara kaum #gay, waria atau #PKI. Itu yang membuat banyak media massa dan penguasa menempatkan FPI dkk sebagai musuh bersama lalu diarahkan jadi musuh masyarakat/public enemy" Jadi kalau FPI sweeping dan berupaya mebubarkan acara kaum gay, Ahmadiyah, PKI, harus di-blow up dan diancam untuk dibubarkan. Tapi kalau ormas sekuler tawuran, meresahkan warga, bunuh-bunuhan, biarkan saja. Yang penting tidak mengancam #liberalisme dan #sekulerisme. “Lalu mereka menyebutnya itulah yang namanya Pancasilais. Padahal sih ‘maling teriak maling’." pungkasnya. Ikuti analisis dan berita politik terkini dari sudut pandang Islam di situs resmi #HizbutTahrirIndonesia hizbut-tahrir.or.id #Regrann
pancasila - ham - gay - regrann - fpi - liberalisme - hizbuttahririndonesia - sekulerisme - pki - medan -
ridwantaufikk - daltonreeves21 - nuttakoninv - suciluthfiaa -
instagram
wandrairvandi
@Regrann from @hizbuttahririd: Bentrok Maut Dua Ormas Sekuler, Pemberitaannya Kok Tak Seheboh FPI? Bentrokan maut yang terjadi antara Pemuda #Pancasila (PP) dengan Ikatan Pemuda Karya (IPK) di Jl Thamrin – Jl Asia Medan pada hari Sabtu (30/1) lalu, membuat situasi Kota #Medan seketika mencekam, lantaran tragedi ini telah menewaskan dua orang. Namun anehnya, pemberitaan di media massa, terutama televisi, terbilang biasa saja. Seolah tidak terjadi apa-apa. Akan berbeda halnya jika bentrokan itu melibatkan ormas Islam seperti Front Pembela Islam (FPI) atau ormas Islam lainnya. Jika ormas Islam yang terlibat bentrokan, maka sikap media, kelompok #HAM hingga pemerintah, tentu akan ramai membicarakannya. Mereka akan berlomba-lomba mencibir bahkan ngotot meminta agar ormas Islam dibubarkan. Media massa, terutama salah satu stasiun televisi, biasanya akan menayangkannya berulang siang malam, seolah-olah FPI begitu jahat. Padahal bentrok yang melibatkan #FPI tidak separah yang dilakukan oleh dua ormas sekuler di atas. Pemerhati sosial budaya Iwan Januar ketika ditanya Media Umat pada Selasa (2/2) tentang pemberitaan mengenai bentrok ini yang tidak seheboh FPI, beliau menjawab dengan lugas, “Karena FPI atau yang semisalnya itu punya ‘dosa’ di mata media dan penguasa. Apa itu ‘dosa’nya? Memperjuangkan Islam" Ia melanjutkan, "FPI itu mengancam kepentingan politik dan bisnis orang-orang sekuler dan melawan semangat liberalisme seperti mengusir acara kaum #gay, waria atau #PKI. Itu yang membuat banyak media massa dan penguasa menempatkan FPI dkk sebagai musuh bersama lalu diarahkan jadi musuh masyarakat/public enemy" Jadi kalau FPI sweeping dan berupaya mebubarkan acara kaum gay, Ahmadiyah, PKI, harus di-blow up dan diancam untuk dibubarkan. Tapi kalau ormas sekuler tawuran, meresahkan warga, bunuh-bunuhan, biarkan saja. Yang penting tidak mengancam #liberalisme dan #sekulerisme. “Lalu mereka menyebutnya itulah yang namanya Pancasilais. Padahal sih ‘maling teriak maling’." pungkasnya. Ikuti analisis dan berita politik terkini dari sudut pandang Islam di situs resmi #HizbutTahrirIndonesia hizbut-tahrir.or.id - via #Regrann
pancasila - ham - gay - regrann - fpi - liberalisme - hizbuttahririndonesia - sekulerisme - pki - medan -
ridwantaufikk - hidayatwijaya25 -
instagram
dewi.ummu.syahidah
Bentrok Maut Dua Ormas Sekuler, Pemberitaannya Kok Tak Seheboh FPI? Bentrokan maut yang terjadi antara Pemuda #Pancasila (PP) dengan Ikatan Pemuda Karya (IPK) di Jl Thamrin – Jl Asia Medan pada hari Sabtu (30/1) lalu, membuat situasi Kota #Medan seketika mencekam, lantaran tragedi ini telah menewaskan dua orang. Namun anehnya, pemberitaan di media massa, terutama televisi, terbilang biasa saja. Seolah tidak terjadi apa-apa. Akan berbeda halnya jika bentrokan itu melibatkan ormas Islam seperti Front Pembela Islam (FPI) atau ormas Islam lainnya. Jika ormas Islam yang terlibat bentrokan, maka sikap media, kelompok #HAM hingga pemerintah, tentu akan ramai membicarakannya. Mereka akan berlomba-lomba mencibir bahkan ngotot meminta agar ormas Islam dibubarkan. Media massa, terutama salah satu stasiun televisi, biasanya akan menayangkannya berulang siang malam, seolah-olah FPI begitu jahat. Padahal bentrok yang melibatkan #FPI tidak separah yang dilakukan oleh dua ormas sekuler di atas. Pemerhati sosial budaya Iwan Januar ketika ditanya Media Umat pada Selasa (2/2) tentang pemberitaan mengenai bentrok ini yang tidak seheboh FPI, beliau menjawab dengan lugas, “Karena FPI atau yang semisalnya itu punya ‘dosa’ di mata media dan penguasa. Apa itu ‘dosa’nya? Memperjuangkan Islam" Ia melanjutkan, "FPI itu mengancam kepentingan politik dan bisnis orang-orang sekuler dan melawan semangat liberalisme seperti mengusir acara kaum #gay, waria atau #PKI. Itu yang membuat banyak media massa dan penguasa menempatkan FPI dkk sebagai musuh bersama lalu diarahkan jadi musuh masyarakat/public enemy" Jadi kalau FPI sweeping dan berupaya mebubarkan acara kaum gay, Ahmadiyah, PKI, harus di-blow up dan diancam untuk dibubarkan. Tapi kalau ormas sekuler tawuran, meresahkan warga, bunuh-bunuhan, biarkan saja. Yang penting tidak mengancam #liberalisme dan #sekulerisme. “Lalu mereka menyebutnya itulah yang namanya Pancasilais. Padahal sih ‘maling teriak maling’." pungkasnya. Ikuti analisis dan berita politik terkini dari sudut pandang Islam di situs resmi #HizbutTahrirIndonesia hizbut-tahrir.or.id
pancasila - ham - gay - fpi - liberalisme - hizbuttahririndonesia - sekulerisme - pki - medan -
ridwantaufikk - dewi.ummu.syahidah - hidayatwijaya25 - abuhaidar88 -
instagram
buku_bagus
Masing-masing 50.000 rupiah dengan tambahan diskon 10%. Minat, sila hubungi: Balckberry pin 59877D89 SMS/whatsapp 085865799263 atau komen di bawah. * semua harga belum termasuk ongkir. #buku #jualbuku #bukubagus #bukubaru #bukumurah #bacabuku #sukabaca #sukabacabuku #sukabuku #pencintabuku #indonesia #revolusi #kiri #pki #komunis #sosialis #komunisme #sosialisme #pancasila #sejarah #politik #hatta #njoto #sjam #aidit #soekarno #sjahrir #tanmalaka #musso #peristiwa1965
peristiwa1965 - sjam - indonesia - komunisme - jualbuku - sjahrir - bukubaru - sosialisme - sejarah - bacabuku - bukubagus - pki - komunis - pencintabuku - njoto - tanmalaka - aidit - sosialis - sukabaca - buku - sukabuku - sukabacabuku - soekarno - kiri - pancasila - revolusi - politik - hatta - musso - bukumurah -
aldimaulana - happy_world_news - jumma_kawe - hayuzulkifli -
instagram
rasyid_syaikra
Bentrok Maut Dua Ormas Sekuler, Pemberitaannya Kok Tak Seheboh FPI? Bentrokan maut yang terjadi antara Pemuda #Pancasila (PP) dengan Ikatan Pemuda Karya (IPK) di Jl Thamrin – Jl Asia Medan pada hari Sabtu (30/1) lalu, membuat situasi Kota #Medan seketika mencekam, lantaran tragedi ini telah menewaskan dua orang. Namun anehnya, pemberitaan di media massa, terutama televisi, terbilang biasa saja. Seolah tidak terjadi apa-apa. Akan berbeda halnya jika bentrokan itu melibatkan ormas Islam seperti Front Pembela Islam (FPI) atau ormas Islam lainnya. Jika ormas Islam yang terlibat bentrokan, maka sikap media, kelompok #HAM hingga pemerintah, tentu akan ramai membicarakannya. Mereka akan berlomba-lomba mencibir bahkan ngotot meminta agar ormas Islam dibubarkan. Media massa, terutama salah satu stasiun televisi, biasanya akan menayangkannya berulang siang malam, seolah-olah FPI begitu jahat. Padahal bentrok yang melibatkan #FPI tidak separah yang dilakukan oleh dua ormas sekuler di atas. Pemerhati sosial budaya Iwan Januar ketika ditanya Media Umat pada Selasa (2/2) tentang pemberitaan mengenai bentrok ini yang tidak seheboh FPI, beliau menjawab dengan lugas, “Karena FPI atau yang semisalnya itu punya ‘dosa’ di mata media dan penguasa. Apa itu ‘dosa’nya? Memperjuangkan Islam" Ia melanjutkan, "FPI itu mengancam kepentingan politik dan bisnis orang-orang sekuler dan melawan semangat liberalisme seperti mengusir acara kaum #gay, waria atau #PKI. Itu yang membuat banyak media massa dan penguasa menempatkan FPI dkk sebagai musuh bersama lalu diarahkan jadi musuh masyarakat/public enemy" Jadi kalau FPI sweeping dan berupaya mebubarkan acara kaum gay, Ahmadiyah, PKI, harus di-blow up dan diancam untuk dibubarkan. Tapi kalau ormas sekuler tawuran, meresahkan warga, bunuh-bunuhan, biarkan saja. Yang penting tidak mengancam #liberalisme dan #sekulerisme. “Lalu mereka menyebutnya itulah yang namanya Pancasilais. Padahal sih ‘maling teriak maling’." pungkasnya. Ikuti analisis dan berita politik terkini dari sudut pandang Islam di situs resmi #HizbutTahrirIndonesia hizbut-tahrir.or.id
pancasila - ham - gay - fpi - liberalisme - hizbuttahririndonesia - sekulerisme - pki - medan -
ridwantaufikk - gianluca_balestrierinavy - sitiasiyahnurjanah97 - restianita585 -
instagram
warohmad
Bentrok Maut Dua Ormas Sekuler, Pemberitaannya Kok Tak Seheboh FPI? Bentrokan maut yang terjadi antara Pemuda #Pancasila (PP) dengan Ikatan Pemuda Karya (IPK) di Jl Thamrin – Jl Asia Medan pada hari Sabtu (30/1) lalu, membuat situasi Kota #Medan seketika mencekam, lantaran tragedi ini telah menewaskan dua orang. Namun anehnya, pemberitaan di media massa, terutama televisi, terbilang biasa saja. Seolah tidak terjadi apa-apa. Akan berbeda halnya jika bentrokan itu melibatkan ormas Islam seperti Front Pembela Islam (FPI) atau ormas Islam lainnya. Jika ormas Islam yang terlibat bentrokan, maka sikap media, kelompok #HAM hingga pemerintah, tentu akan ramai membicarakannya. Mereka akan berlomba-lomba mencibir bahkan ngotot meminta agar ormas Islam dibubarkan. Media massa, terutama salah satu stasiun televisi, biasanya akan menayangkannya berulang siang malam, seolah-olah FPI begitu jahat. Padahal bentrok yang melibatkan #FPI tidak separah yang dilakukan oleh dua ormas sekuler di atas. Pemerhati sosial budaya Iwan Januar ketika ditanya Media Umat pada Selasa (2/2) tentang pemberitaan mengenai bentrok ini yang tidak seheboh FPI, beliau menjawab dengan lugas, “Karena FPI atau yang semisalnya itu punya ‘dosa’ di mata media dan penguasa. Apa itu ‘dosa’nya? Memperjuangkan Islam" Ia melanjutkan, "FPI itu mengancam kepentingan politik dan bisnis orang-orang sekuler dan melawan semangat liberalisme seperti mengusir acara kaum #gay, waria atau #PKI. Itu yang membuat banyak media massa dan penguasa menempatkan FPI dkk sebagai musuh bersama lalu diarahkan jadi musuh masyarakat/public enemy" Jadi kalau FPI sweeping dan berupaya mebubarkan acara kaum gay, Ahmadiyah, PKI, harus di-blow up dan diancam untuk dibubarkan. Tapi kalau ormas sekuler tawuran, meresahkan warga, bunuh-bunuhan, biarkan saja. Yang penting tidak mengancam #liberalisme dan #sekulerisme. “Lalu mereka menyebutnya itulah yang namanya Pancasilais. Padahal sih ‘maling teriak maling’." pungkasnya. Ikuti analisis dan berita politik terkini dari sudut pandang Islam di situs resmi #HizbutTahrirIndonesia hizbut-tahrir.or.id
pancasila - ham - gay - fpi - liberalisme - hizbuttahririndonesia - sekulerisme - pki - medan -
setan.goreng : Lah emang fpi lbh anarkis kok. Kalo ormas2 itu brntrok krn ad masalah. Lah fpi kan toko diem2 di sweeping. Apa bedanya kalian sama perampok, penjarah? Wkwkwk cm beda baju aja. Kedoknya islam. Otaknya rampok. Oi, kasian si allahmu cuuk,, nangis punya umat goblok kyk km
ridwantaufikk - max_shcherbakov90 - suryabtara - carloshdz04 -
instagram
teukubayuanggara
Bentrok Maut Dua Ormas Sekuler, Pemberitaannya Kok Tak Seheboh FPI? Bentrokan maut yang terjadi antara Pemuda #Pancasila (PP) dengan Ikatan Pemuda Karya (IPK) di Jl Thamrin – Jl Asia Medan pada hari Sabtu (30/1) lalu, membuat situasi Kota #Medan seketika mencekam, lantaran tragedi ini telah menewaskan dua orang. Namun anehnya, pemberitaan di media massa, terutama televisi, terbilang biasa saja. Seolah tidak terjadi apa-apa. Akan berbeda halnya jika bentrokan itu melibatkan ormas Islam seperti Front Pembela Islam (FPI) atau ormas Islam lainnya. Jika ormas Islam yang terlibat bentrokan, maka sikap media, kelompok #HAM hingga pemerintah, tentu akan ramai membicarakannya. Mereka akan berlomba-lomba mencibir bahkan ngotot meminta agar ormas Islam dibubarkan. Media massa, terutama salah satu stasiun televisi, biasanya akan menayangkannya berulang siang malam, seolah-olah FPI begitu jahat. Padahal bentrok yang melibatkan #FPI tidak separah yang dilakukan oleh dua ormas sekuler di atas. Pemerhati sosial budaya Iwan Januar ketika ditanya #Media Umat pada Selasa (2/2) tentang pemberitaan mengenai bentrok ini yang tidak seheboh FPI, beliau menjawab dengan lugas, “Karena FPI atau yang semisalnya itu punya ‘dosa’ di mata media dan penguasa. Apa itu ‘dosa’nya? Memperjuangkan Islam" Ia melanjutkan, "FPI itu mengancam kepentingan politik dan bisnis orang-orang sekuler dan melawan semangat liberalisme seperti mengusir acara kaum #gay, waria atau #PKI. Itu yang membuat banyak media massa dan penguasa menempatkan FPI dkk sebagai musuh bersama lalu diarahkan jadi musuh masyarakat/public enemy" Jadi kalau FPI sweeping dan berupaya mebubarkan acara kaum gay, Ahmadiyah, PKI, harus di-blow up dan diancam untuk dibubarkan. Tapi kalau ormas sekuler tawuran, meresahkan warga, bunuh-bunuhan, biarkan saja. Yang penting tidak mengancam #liberalisme dan #sekulerisme. “Lalu mereka menyebutnya itulah yang namanya Pancasilais. Padahal sih ‘maling teriak maling’." pungkasnya. Ikuti analisis dan berita #politik terkini dari sudut pandang Islam di situs resmi #HizbutTahrirIndonesia hizbut-tahrir.or.id
pancasila - ham - gay - media - fpi - liberalisme - hizbuttahririndonesia - sekulerisme - politik - pki - medan -
ridwantaufikk - velvetjobs - adriyanfitra - asmaul_husna_nw -
instagram
praftisari
@Regrann from @hizbuttahririd - Bentrok Maut Dua Ormas Sekuler, Pemberitaannya Kok Tak Seheboh FPI? Bentrokan maut yang terjadi antara Pemuda #Pancasila (PP) dengan Ikatan Pemuda Karya (IPK) di Jl Thamrin – Jl Asia Medan pada hari Sabtu (30/1) lalu, membuat situasi Kota #Medan seketika mencekam, lantaran tragedi ini telah menewaskan dua orang. Namun anehnya, pemberitaan di media massa, terutama televisi, terbilang biasa saja. Seolah tidak terjadi apa-apa. Akan berbeda halnya jika bentrokan itu melibatkan ormas Islam seperti Front Pembela Islam (FPI) atau ormas Islam lainnya. Jika ormas Islam yang terlibat bentrokan, maka sikap media, kelompok #HAM hingga pemerintah, tentu akan ramai membicarakannya. Mereka akan berlomba-lomba mencibir bahkan ngotot meminta agar ormas Islam dibubarkan. Media massa, terutama salah satu stasiun televisi, biasanya akan menayangkannya berulang siang malam, seolah-olah FPI begitu jahat. Padahal bentrok yang melibatkan #FPI tidak separah yang dilakukan oleh dua ormas sekuler di atas. Pemerhati sosial budaya Iwan Januar ketika ditanya Media Umat pada Selasa (2/2) tentang pemberitaan mengenai bentrok ini yang tidak seheboh FPI, beliau menjawab dengan lugas, “Karena FPI atau yang semisalnya itu punya ‘dosa’ di mata media dan penguasa. Apa itu ‘dosa’nya? Memperjuangkan Islam" Ia melanjutkan, "FPI itu mengancam kepentingan politik dan bisnis orang-orang sekuler dan melawan semangat liberalisme seperti mengusir acara kaum #gay, waria atau #PKI. Itu yang membuat banyak media massa dan penguasa menempatkan FPI dkk sebagai musuh bersama lalu diarahkan jadi musuh masyarakat/public enemy" Jadi kalau FPI sweeping dan berupaya mebubarkan acara kaum gay, Ahmadiyah, PKI, harus di-blow up dan diancam untuk dibubarkan. Tapi kalau ormas sekuler tawuran, meresahkan warga, bunuh-bunuhan, biarkan saja. Yang penting tidak mengancam #liberalisme dan #sekulerisme. “Lalu mereka menyebutnya itulah yang namanya Pancasilais. Padahal sih ‘maling teriak maling’." pungkasnya. Ikuti analisis dan berita politik terkini dari sudut pandang Islam di situs resmi #HizbutTahrirIndonesia hizbut-tahrir.or.id #Regrann
pancasila - ham - gay - regrann - fpi - liberalisme - hizbuttahririndonesia - sekulerisme - pki - medan -
ikomustafa - chintyasahara - ditasarikeumala04 - rikaa.nst -
instagram
muhammad_rubykizain
Bentrok Maut Dua Ormas Sekuler, Pemberitaannya Kok Tak Seheboh FPI? Bentrokan maut yang terjadi antara Pemuda #Pancasila (PP) dengan Ikatan Pemuda Karya (IPK) di Jl Thamrin – Jl Asia Medan pada hari Sabtu (30/1) lalu, membuat situasi Kota #Medan seketika mencekam, lantaran tragedi ini telah menewaskan dua orang. Namun anehnya, pemberitaan di media massa, terutama televisi, terbilang biasa saja. Seolah tidak terjadi apa-apa. Akan berbeda halnya jika bentrokan itu melibatkan ormas Islam seperti Front Pembela Islam (FPI) atau ormas Islam lainnya. Jika ormas Islam yang terlibat bentrokan, maka sikap media, kelompok #HAM hingga pemerintah, tentu akan ramai membicarakannya. Mereka akan berlomba-lomba mencibir bahkan ngotot meminta agar ormas Islam dibubarkan. Media massa, terutama salah satu stasiun televisi, biasanya akan menayangkannya berulang siang malam, seolah-olah FPI begitu jahat. Padahal bentrok yang melibatkan #FPI tidak separah yang dilakukan oleh dua ormas sekuler di atas. Pemerhati sosial budaya Iwan Januar ketika ditanya Media Umat pada Selasa (2/2) tentang pemberitaan mengenai bentrok ini yang tidak seheboh FPI, beliau menjawab dengan lugas, “Karena FPI atau yang semisalnya itu punya ‘dosa’ di mata media dan penguasa. Apa itu ‘dosa’nya? Memperjuangkan Islam" Ia melanjutkan, "FPI itu mengancam kepentingan politik dan bisnis orang-orang sekuler dan melawan semangat liberalisme seperti mengusir acara kaum #gay, waria atau #PKI. Itu yang membuat banyak media massa dan penguasa menempatkan FPI dkk sebagai musuh bersama lalu diarahkan jadi musuh masyarakat/public enemy" Jadi kalau FPI sweeping dan berupaya mebubarkan acara kaum gay, Ahmadiyah, PKI, harus di-blow up dan diancam untuk dibubarkan. Tapi kalau ormas sekuler tawuran, meresahkan warga, bunuh-bunuhan, biarkan saja. Yang penting tidak mengancam #liberalisme dan #sekulerisme. “Lalu mereka menyebutnya itulah yang namanya Pancasilais. Padahal sih ‘maling teriak maling’." pungkasnya. Ikuti analisis dan berita politik terkini dari sudut pandang Islam di situs resmi #HizbutTahrirIndonesia hizbut-tahrir.or.id @hizbuttahririd
pancasila - ham - gay - fpi - liberalisme - hizbuttahririndonesia - sekulerisme - pki - medan -
hidayatwijaya25 - andeprams_ - custom_rbc - khairaniauliarambe -
instagram
heniputra
Bentrok Maut Dua Ormas Sekuler, Pemberitaannya Kok Tak Seheboh FPI? Bentrokan maut yang terjadi antara Pemuda #Pancasila (PP) dengan Ikatan Pemuda Karya (IPK) di Jl Thamrin – Jl Asia Medan pada hari Sabtu (30/1) lalu, membuat situasi Kota #Medan seketika mencekam, lantaran tragedi ini telah menewaskan dua orang. Namun anehnya, pemberitaan di media massa, terutama televisi, terbilang biasa saja. Seolah tidak terjadi apa-apa. Akan berbeda halnya jika bentrokan itu melibatkan ormas Islam seperti Front Pembela Islam (FPI) atau ormas Islam lainnya. Jika ormas Islam yang terlibat bentrokan, maka sikap media, kelompok #HAM hingga pemerintah, tentu akan ramai membicarakannya. Mereka akan berlomba-lomba mencibir bahkan ngotot meminta agar ormas Islam dibubarkan. Media massa, terutama salah satu stasiun televisi, biasanya akan menayangkannya berulang siang malam, seolah-olah FPI begitu jahat. Padahal bentrok yang melibatkan #FPI tidak separah yang dilakukan oleh dua ormas sekuler di atas. Pemerhati sosial budaya Iwan Januar ketika ditanya Media Umat pada Selasa (2/2) tentang pemberitaan mengenai bentrok ini yang tidak seheboh FPI, beliau menjawab dengan lugas, “Karena FPI atau yang semisalnya itu punya ‘dosa’ di mata media dan penguasa. Apa itu ‘dosa’nya? Memperjuangkan Islam" Ia melanjutkan, "FPI itu mengancam kepentingan politik dan bisnis orang-orang sekuler dan melawan semangat liberalisme seperti mengusir acara kaum #gay, waria atau #PKI. Itu yang membuat banyak media massa dan penguasa menempatkan FPI dkk sebagai musuh bersama lalu diarahkan jadi musuh masyarakat/public enemy" Jadi kalau FPI sweeping dan berupaya mebubarkan acara kaum gay, Ahmadiyah, PKI, harus di-blow up dan diancam untuk dibubarkan. Tapi kalau ormas sekuler tawuran, meresahkan warga, bunuh-bunuhan, biarkan saja. Yang penting tidak mengancam #liberalisme dan #sekulerisme. “Lalu mereka menyebutnya itulah yang namanya Pancasilais. Padahal sih ‘maling teriak maling’." pungkasnya. Ikuti analisis dan berita politik terkini dari sudut pandang Islam di situs resmi #HizbutTahrirIndonesia hizbut-tahrir.or.id
pancasila - ham - gay - fpi - liberalisme - hizbuttahririndonesia - sekulerisme - pki - medan -
eky_cipta : Setuju sekali
vha.alwafazz - royyachin - po3rwanto - ummu_ghaiza -
instagram
hizbuttahririd
Bentrok Maut Dua Ormas Sekuler, Pemberitaannya Kok Tak Seheboh FPI? Bentrokan maut yang terjadi antara Pemuda #Pancasila (PP) dengan Ikatan Pemuda Karya (IPK) di Jl Thamrin – Jl Asia Medan pada hari Sabtu (30/1) lalu, membuat situasi Kota #Medan seketika mencekam, lantaran tragedi ini telah menewaskan dua orang. Namun anehnya, pemberitaan di media massa, terutama televisi, terbilang biasa saja. Seolah tidak terjadi apa-apa. Akan berbeda halnya jika bentrokan itu melibatkan ormas Islam seperti Front Pembela Islam (FPI) atau ormas Islam lainnya. Jika ormas Islam yang terlibat bentrokan, maka sikap media, kelompok #HAM hingga pemerintah, tentu akan ramai membicarakannya. Mereka akan berlomba-lomba mencibir bahkan ngotot meminta agar ormas Islam dibubarkan. Media massa, terutama salah satu stasiun televisi, biasanya akan menayangkannya berulang siang malam, seolah-olah FPI begitu jahat. Padahal bentrok yang melibatkan #FPI tidak separah yang dilakukan oleh dua ormas sekuler di atas. Pemerhati sosial budaya Iwan Januar ketika ditanya Media Umat pada Selasa (2/2) tentang pemberitaan mengenai bentrok ini yang tidak seheboh FPI, beliau menjawab dengan lugas, “Karena FPI atau yang semisalnya itu punya ‘dosa’ di mata media dan penguasa. Apa itu ‘dosa’nya? Memperjuangkan Islam" Ia melanjutkan, "FPI itu mengancam kepentingan politik dan bisnis orang-orang sekuler dan melawan semangat liberalisme seperti mengusir acara kaum #gay, waria atau #PKI. Itu yang membuat banyak media massa dan penguasa menempatkan FPI dkk sebagai musuh bersama lalu diarahkan jadi musuh masyarakat/public enemy" Jadi kalau FPI sweeping dan berupaya mebubarkan acara kaum gay, Ahmadiyah, PKI, harus di-blow up dan diancam untuk dibubarkan. Tapi kalau ormas sekuler tawuran, meresahkan warga, bunuh-bunuhan, biarkan saja. Yang penting tidak mengancam #liberalisme dan #sekulerisme. “Lalu mereka menyebutnya itulah yang namanya Pancasilais. Padahal sih ‘maling teriak maling’." pungkasnya. Ikuti analisis dan berita politik terkini dari sudut pandang Islam di situs resmi #HizbutTahrirIndonesia hizbut-tahrir.or.id
pancasila - ham - gay - fpi - liberalisme - hizbuttahririndonesia - sekulerisme - pki - medan -
sy4hr4nd4_90 : Krn kasus mirna msh rating... Hahaha
agungsyarif : Pancasila? Hah, semboyan aja. Simbol aja. Yang pake nama gak bisa menerapkan. Di daerah masing2 sering kedapatan pungli, beralasan dengan menjaga keamanan, mungutin di rumah2, iuran keamanan, jelas2 keamanan diselenggarakan sama siskamling setempat. Pungli tu di besar2kan para pemuda pemakai nama pancasila. #miris @hizbuttahririd
riki_al_yusuf : Akhir zaman 😢
rattan_hastakarya : Subhanallah
kaosbapaksholeh : Subhnallah
shalawat_rindu : Inilah Fitnah Akhir zaman astagfirullah 😢
fitria_mardhatillah : @anisahnurmalahayati
pertiwibella : @haloindah @taktiktok91 @agustinindiralia
roodc93 - dakwahuinbdg - acepfathinmulyana1924 - reskianto.saputra -
instagram
nasutionbookstore
Sukarno, Marxisme dan Leninisme Akar Pemikiran Kiri dan Revolusi Indonesia by Peter Kasenda. 98k #sukarno #bungkarno #marxisme #lenin #leninism #karlmarx #pemikirankiri #revolusiindonesia #peterkasenda #45tahunpki #pki #komunisme #komunitasbambu #instabook #instabuku
lenin - komunitasbambu - komunisme - peterkasenda - bungkarno - sukarno - karlmarx - leninism - instabook - instabuku - pemikirankiri - 45tahunpki - marxisme - pki - revolusiindonesia -
marxistglue - dayat_qadarsi - arbhirizky - aldimaulana -
instagram
ericroutenberg
#igfitness #igfit #fitguy #fitgirl #fitness #travel #fitgirls #wanderlust #fitguys #kingsisland #pki #masonohio #ice #iceclimbing #iceland #fun #back #hanging #beautiful
beautiful - fitgirl - iceland - igfit - back - fitguys - fitguy - masonohio - fitgirls - hanging - pki - wanderlust - kingsisland - travel - igfitness - ice - iceclimbing - fitness - fun -
borderlines_magazine - peaksbackpacker - lvivgroup - pamila.dudley -
instagram
afikarafik
Apa yang terjadi sekarang adalah sejarah dimasa lalu #sejarahindonesia #lekra #komunis #pki #melawanlupa
melawanlupa - sejarahindonesia - pki - lekra - komunis -
venitals - indah.gita - tyasen_58 - eti_sandi_ -
instagram
two.nine.two
#forsale Kasiyanto Kasemin: Mendamaikan Sejarah (analisis wacana pencabutan Tap MPRS/XXV/1966 40k #sejarahindonesia #g30s #1965 #sejarah #komunisme #pki #partaikomunisindonesia #rekonsiliasi #buku #jualbuku #jajanbuku
sejarahindonesia - pki - komunisme - buku - 1965 - partaikomunisindonesia - g30s - jajanbuku - sejarah - forsale - jualbuku - rekonsiliasi -
thecharlottesessions -
instagram
_asoy
... Interview baper.- - #Asoy x #Kaptenandfriends #Revolusimentallewatgambar
revolusimentallewatgambar - komikin_ajah - pahlawantinta - gambaradalahmelawan - terjebaknostalgila - dagelan - _asoy - kaptenandfriends - bawaperasaan - asoy - baperman - anakmudapengangguran - mantan - moveon - gagalmoveon - yangbacahastagjomblo - interview -
zilaluljannah : ciiee @alvinringkang baper :D
mailanisvkma : Keren2 postingannya.
_asoy : @mailanisvkma thanski sob..
riobaitullah : mantraaapz bon @_asoy
_asoy : @riobaitullah jomblo nongol! :v
riobaitullah : @_asoy hahahaha biarin kaga dosa ini
maskupwicaksono : Hahahahaa fakkk jonesssa hhahahaha
adellin77 : @dhitapermata17 hahaha anjir
bagasdwiadietya - afidahrosalina - alexander_cafe_prg - gilanghasan01 -
instagram
e.ryo.i11
Ehem wkwk #pki #wkwk #likeforlike
wkwk - pki - likeforlike -
e.ryo.i11 - nishafatqoriah - oktaviandapda - arif_0610 -
instagram
afikarafik
Kembali ke saksi sejarah #majalahhistoria #melawanlupa #sejarahindonesia #pki #komunis
melawanlupa - majalahhistoria - pki - sejarahindonesia - komunis -
cang_irene - thantiutami - venitals - namira.fr -
instagram
afikarafik
Simak dan cermati #majalahhistoria #komunis #melawalupa #pki #sejarahindonesia
majalahhistoria - pki - komunis - sejarahindonesia - melawalupa -
cang_irene - thantiutami - venitals - namira.fr -
instagram
afikarafik
Kembali bernostalgia Riwayat Palu 🔨Arit #Riwayatpaluarit #majalahhistoria #pki #sejarahindonesia #komunis #melawanlupa
melawanlupa - sejarahindonesia - pki - majalahhistoria - riwayatpaluarit - komunis -
fasicha - cang_irene - thantiutami - namira.fr -
instagram
Iconosquare feedback